Senin, 07 September 2015

Kimia Murni dan Terapan

Sering kita belajar tentang kimia, namun tahukah Anda apa sih ilmu kimia itu? Ilmu Kimia itu sendiri  adalah cabang dari ilmu pengetahuan yang membahas maupun mempelajari tentang :

1.    Susunan (komposisi dan struktur) dari suatu zat
2.    Sifat zat
3.    Perubahan susunan atau sifat zat
4.    Perubahan energi yang terjadi pada saat zat berubah
Susunan zat sendiri meliputi komposisi zat yang menyatakan unsur penyusun zat serta perbandingan unsur penyusun zat tersebut dan struktur zat yang menyatakan bagaimana bahan penyusun zat tersebut tersusun.
Jika bicara tentang sifat zat, sifat zat dapat diramalkan sebagai komposisi dan strukur zat, sebaliknya mengetahui sifat zat dapat diramalkan pula komposisi dan struktur zat
Pada perubahan susunan zat atau sifat zat, zat dapat berubah menjadi zat lain yang sifatnya berbeda, apabila zat tersebut diubah komposisi serta strukturnya. Perubahan energi yang menyertai perubahan zat dapat berbentuk energi bunyi, energi cahaya, energi panas, energi listrik dan lain sebagainya.

Konsep Dasar Kimia         :
  • ·         Tatanama
  • ·         Atom
  • ·         Ion
  • ·         Senyawa
  • ·         Molekul
  • ·         Zat kimia
  • ·         Ikatan kimia
  • ·         Wujud zat
  • ·         Reaksi kimia
  • ·         Kimia kuantum
  • ·         Hukum kimia
  • ·         Industri kimia


Kimia Murni dan Terapan
Kimia seringkali dikelompokkan secara artifisial menjadi kimia “murni” dan “terapan”. Meskipun perbedaan ini agak sedikit sewenang-wenang, hal itu memberikan penjelaskan dua segi penting dalam ilmu kimia. Kimia “murni” dapat diartikan sebagai pencarian dari pengetahuan kimia untuk kepentingan sendiri. Sedang Kimia “terapan” lebih terpusat kepada pengembangan produk atau proses yang dapat digunakan untuk meningkatkan standar kehidupan manusia.
Perkembangan teori atom merupakan salah satu contoh kimia murni. Perkembangan ini merupakan hasil dari penelitian yang bertujuan pada penemuan pengetahuan ilmiah untuk hakekat kepentingannya. Contoh kimia terapan adalah perkembangan zat penyubur tanaman dan pestisida, yang telah mengakibatkan revolusi di dunia industri pertanian.
Harus ditegaskan bahwa aspek “murni” dan “terapan” dalam kimia saling ketergantungan satu dengan yang lainnya. Keduanya terpusat pada pengembangan pemahaman kita tentang alam sekitar. Penelitian suatu sifat terapan sering mengarah pada peningkatan pengetahuan kimia. Dan penelitian tentang sifat murni juga dapat disamakan mengarah pada terapan – terapan baru dan penting lainnya.
Saat ini kimia mengembangkan kedua cakupan ini, murni dann terapan. Institusi Tertiary, CSIRO (Organisasi Penelitian Industri dan Persemakmuran Ilmiah), berbagai pemerintahan instrumental dan beberapa induustri memanfaatkan kimia untuk berperan dalam rangkaian kerja yang luas. Luasnya cakupan dan pentingnya kimia industri dapat diukur dengan berdasarkan jangkauan produk dihasilkan oleh industri. Termasuk di dalamnya zat penyubur tanaman, pestisida, pengawet makanan, petroleum, logam, kertas, cat, kosmetik, karet, plastik, farmasi, tekstil, dan lain – lain.

Cabang-cabang ilmu kimia
Karena begitu luasnya hal yang dapat dipelajari dari ilmu kimia, maka harus dipelajari secara terpisah dalam berbagai cabang ilmu kimia antara lain :
·         Kimia organik, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari zat-zat organik atau senyawa karbon dari makhluk hidup
·         Kimia anorganik, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari unsur-unsur dan zat-zat kimia selain senyawa karbon (bukan dari makhluk hidup).
·         Kimia analisis, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari analisis atau pemeriksaan zat-zat
·         Biokimia, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari proses kimia yang berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup.
·         Kimia fisika, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari hubungan antara konsep-konsep kimia dengan konsep-konsep fisika.
·         Kimia lingkungan, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari proses-proses kimia yang berhubungan dengan lingkungan hidup serta akibat-akibat proses tersebut terhadap lingkungan.
·         Kimia industri, yaitu cabang dari ilmu kimia yang mempelajari proses kimia yang berlangsung dalam dunia industri
·         Kimia teknik, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang teknologi dari berbagai proses kimia.





Beberapa kegunaan ilmu kimia sehari-hari antara lain :

1.         Membantu pengembangan ilmu-ilmu lain seperti fisika, biologi, kedokteran,farmasi, pertanian dan lain sebagainya.
2.         Meneliti dan mempelajari mengapa suatu zat dapat berubah menjadi zat lain,  seperti logam yang berkarat, kapur yang lapuk oleh air, gula atau pati yang meragi, dan lain-lain.
3.         Dengan proses kimia dapat diperoleh zat-zat yang lebih bermanfaat bagi manusia seperti :

·         Bijih besi (mineral) yang diolah menjadi proses kimia menjadi besi yang lebih berguna
·         Batu bara yang melalui proses kimia diubah menjadi kaca atau semen
·         Kayu atau bambu yang diubah menjadi kertas
·         Melalui analisis kimia dapat diperiksa semua kualitas bahan baik untuk penunjang industri maupun semua produk yang dihasilkan
·         Melalui proses kimia dimungkinkan didapatkan zat-zat murni jarang ditemukan di permukaan bumi ini

Sumber : 
http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-kpli-reguler-artikel-kimia.html